Tuesday, October 16, 2012

Sacrifice? or Selfish?


Hey there!
I’ve just got conversation with my Indian friend here, which is kind remind me of such thing that I wasn’t remember about. 

Well, I was start telling him that if I’m going to India, for sure I want to see the Big Building (one of the 7 wonders, that we all know what is it). It’s symbol of Love, like a really big gift from the King to his wife.

Aside of that sweet love story, he told me a thing. He mentions that from his side, it was not a Love symbol.
The story is that after the building had been built, to let no other place has that kind of beautiful design, they do cut the artist’s hand of who made it.

Tragic.

Love is more about sacrifice. Not a selfish thing.
I’m not judging. But I do pick side.
Heart heart heart. 

Monday, October 8, 2012

1 hela napas!

Ketenangan batin itu mudah ditemui. Berhenti berpikir rumit. Berhenti khawatir.
Tarik napas panjang dan tersenyumlah.
Pelan-pelan, satu per satu beban akan terlepas, terbang jauh entah kemana.

Musik asik juga bisa membantu memunculkan rasa tenang.

1 hela napas :)

Sunday, October 7, 2012

Thailand Offshore, Wake up girl!

Hey You there,

Again, the schedule make us can't meet this time. I'm going offshore, and you coming back from offshore.

Still give thanks though. Still an experience. Still an adventure. Will miss these days later. Enjoy best life today, wake up girl!

So now I meet Gaam, Sawit, Sommpuu, Denat, Xiang ma, and other new names for my ears. I won't worry.
God has a VERY BIG PLAN, which GOOD PLAN, all the time.

Hope the job going well. Ganbarimashouuuuuu :D

Thursday, September 6, 2012

Hello Surabaya :)

Beberapa jam berputar Surabaya. Tempat-tempat jaman dulu. Sekolah. Tempat nongkrong.
Dan semua memori manis muncul.
Thanks my dear old friend :)

Hello Surabaya :)

Tuesday, June 19, 2012

Percayalah padaNya :) Sang empunya kehidupan


Cara memandang kehidupan. Tentunya akan berbeda satu dengan yang lainnya. Di umur-umur seperti saya, yang kata orang Twenty something, dan umur galau, banyak hal-hal “penentuan” tentang cara pandang hidup.

Salah satu halnya : pekerjaan. Mungkin pikiran saya kali ini lebih menjurus ke arah apa saja alasan memilih pekerjaan seperti ini.

Saat sekarang bekerja di laut lepas. Offshore. Di atas sebuah kapal besar, nama kapalnya pun unik : penemu tujuh samudera. Dari keseluruhan headcount yang ada di atas kapal, hanya ada 3 wanita. Jadi terlihat jelas lah ya bahwa pekerjaan yang saya jalani sekarang bukan pekerjaan yang mayoritas dipilih wanita.  Apa saja yang dikerjakan? Kalau mau diceritakan sederhana, menjadi operator sistem mekanik dalam proses eksplorasi sumur. Sumur ini nantinya akan bisa menyediakan pasokan gas atau minyak untuk sumber energi. Awalnya terasa sangat tertantang bekerja di laut lepas seperti ini. Dan sudah 3 tahun lebih total saya berdinas seperti ini. Walau tidak selalu offshore ya, kerjaan onshore pun menjadi garapan wajar. Pekerjaan menguras fisik dan mental. Secara harfiah, menguras fisik, karena peralatan yang banyak kami gunakan umumnya besar dan berat. Contohnya barang yang saya harus pindahkan manual untuk kebutuhan operasional mempunyai berat 40 kg, dengan jumlah yang saya perlu 16 buah. Two man lifting, tapi tetap saja, berat lho! Ini baru sebagian saja, masih banyak barang lainnya, dan untuk jenis profesi yang sama, namun untuk para pekerja prianya, mreka harus membangun jalur pipa dan semua “hammering” dilakukan manual. Berkeringat deras? Pastinya.. Badan pegal setelah kerja? Jelas… Tapi saya termasuk orang yang meyakini bahwa setiap jenis pekerjaan pasti ada kesulitannya masing-masing. Jadi, memang tidak ada yang mudah. Semua bisa dipelajari, asalkan kita mau menjalaninya. Nah,perkara mau menjalaninya ini yang juga dikelilingi banyak faktor 
penentu. 

Sederhananya, sampai saat ini saya masih mau menjalani pekerjaan ini karena :
1.      Masih ada seru-serunya (walau kadang stress juga, hehe)
2.       Belum apply pekerjaan yang lain
3.       Masih belum punya pendamping yang mau diajak berencana ke depan, alias belum dilamar!
4.       Masih pengen bertualang,menjelajah, menemukan hal baru (persis nama kapal ini,hehe)

Nah! Kalau lihat alasan nomor 3, ini yang biasa dikaitkan sama “umur galau”. Walau sebenarnya, saya ga suka tuh dibilang umur galau, kalau belum bertemu yang pas, terus kenapa? Ini juga sambil mencari kok, dan terus berdoa supaya ditunjukkin yang mana jodohnya. Tapi, kalau dikaitin sama alasan nomor 4, Nah, ini yang mungkin jadi “sesuatu” juga. Kalau dipikir-pikir lagi, petualangan atau penjelajahan yang saya mau, bukan artinya individual kok, menjelajah atau berpetualang bersama seseorang juga menarik. Nah lo!  Ya intinya mah, jujur saja, saya sedang merindu atau mendamba kehadiran pasangan bertualang bersama kok ;)

Pilihan. Cara pandang hidup.

Mari selalu berhati-hati, mari ingat. Hidup ini bukan milik / kepunyaan pribadi lho. Tapi ini titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, yang pasti punya “tujuan besar” atas kehadiran tiap manusia di kehidupan. Jadi, serahkan saja kekhawatiranmu kepadaNya, sebab Dia yang mempunyai segala yang ada. Percayalah kepada Tuhan, dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri. J Ingat lagu itu? Berbahagia orang-orang yang memperoleh hikmatNya, lebih berharga dari emas perak dan permata, umur panjang di tangan kananmu,kekayaan hormat di tangan kiri, jalanNya penuh damai sejahtera senantiasa. 

Saturday, May 26, 2012

Dan saya ngga tau mau kamu apa

Hey kamu, kapan ini jadi jelas?
aku menunggu.

Tapi, selamat ulang tahun hari ini.

Sunday, May 13, 2012

Siapapun bebas berkomentar.


Ga ada salahnya kok mengantor hari Minggu. Kenapa? Nerd? Workaholic? Blue-blooded? 
Buat saya, kesempatan bekerja di hari Minggu adalah sebuah pertolongan untuk tidak menciptakan pikiran, Oh I hate Monday, hehehe... kalau Minggu kerja, ya hari Senin jadi semangat-semangat aja, seperti layaknya hari Selasa, Rabu, dan seterusnya. :)

Jaman sekarang semua orang boleh komentar, boleh setuju dan boleh juga tidak setuju. Tapi bukan artinya pantas menciptakan pertikaian karena perbedaan pendapat kan?
Hargai juga dong pemikiran orang lain. Semua orang dengan latar belakang kehidupan berbeda, pasti punya pemikiran berbeda. ada kalanya kita bertemu orang dengan pemikiran yang kurang lebih akan sama, tapi kalau lagi ketemu yang beda, ya ga apa-apa juga :)

Mempertahankan pendapat. Boleh juga. Berusaha mempengaruhi pemikiran orang lain? sejauh bukan dengan kekerasan atau pemaksaan, boleh juga (menurut saya lho yaaa) 

Punya sudut pandang itu unik.
Sadar akan pentingnya sudut pandang itu cerdas.
Berani untuk mempertahankan sudut pandang yang melawan opini publik itu pemenang.
(kutipan dari sebuah buku yang lupa judulnya :( , maafkannn..., lain kali saya perbaiki, hehe)

*balikpapan notes*